Dapur sebagai gudang bahan makanan dan arena memasak, tentunya tak pernah
lepas dari bau-bauan. Entah itu dari amisnya bahan makanan mentah, sayuran
busuk, makanan basi, dsb. Tentu kegiatan memasak akan menjadi terganggu dengan
adanya bau-bau tak sedap tersebut. Dan lagi, tak higienis. Membuat selera makan
sering kali menjadi hilang.
Tak kalah penting, sering kali karena kita terburu-buru, saat mencuci piring
kita kurang memperhatikan kebersihan alat-alat dapur. Yang akibatnya bisa
fatal, alat dapur pun bisa menjadi biang bau di dapur Anda. Tak enak, bukan?
Mendiami
rumah dinas yang dipinjamkan oleh negara adalah sebuah kehormatan yang harus
disyukuri dan perlu dirawat.
Kesederhanaan,
keasrian dan ketenangan terpancar dalam rumah mungil ini. Desain rumahnya
seperti rumah standar tipe 36, setiap bagian ditata apik sehingga membuat
penghuninya merasa nyaman untuk tinggal.
Bersih, rapi
dan sehat adalah idealnya sebuah hunian keluarga sehat dan bahagia.
(Foto
diambil dari majalah Kartika Kencana edisi 76/TH. XXIII April 2006)
Kadar asam belimbing wulu yang tinggi mampu menghilangkan noda di
lantai atau dinding keramik.
Jadi, gunanya tak hanya sebagai bahan penyedap untuk masakan juga,
bukan?Noda di keramik akan makin pekat jika tak segera dibersihkan. Keramik
jadi kusam dan ruang pun terlihat jorok.
Anda ingin membersihkannya dengan praktid dan mudah? Ada cara sederhana agar keramik tampak indah
dan sehat. Anda tahu kan
belimbing wulu, atau bahkan menanamnya di halaman? Belimbing yang asam ini
biasanya dipakai untuk penambah rasa segar pada masakan sayur.