
Yayasan Kartika Jaya
Dharma Pertiwi PD-K
Login
|
|
|
|
Sisi Lain Kota Serpong
Sejenak terselip rasa senang bercampur bangga ketika pertama kali menginjakkan kaki di Batalyon Kavaleri 9/BU ini. Sebuah amanah besar penulis dapatkan dengan penuh suka cita sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya, perasaan senang bercampur bangga meliputi hati. Karena pertumbuhan kota di lingkungan Batalyon Kavaleri 9/BU ini sangat dinamis dan luar biasa pesatnya, menimbulkan decak kagum akan kemajuan kota Tangerang Selatan yang sebelumnya adalah Kabupaten Serpong yang merupakan Kabupaten Tangerang. Mengapa demikian hebatnya penulis menggambar kota ini karena beberapa tahun yang lalu penulis pernah berkunjung ke Batalyon ini untuk mengikuti acara olah raga bersama, pada saat itu pemandangan Jalan Raya Serpong hanya tumbuh pohon karet dan sangat jauh dari kegemerlapan sebuah kota yang kini sangat metropolis. Merupakan suatu keistimewaan dan kebanggaan bagi Batalyon Kavaleri 9/BU karena di lingkungan TNI-AD, satuan ini merupakan satu-satunya Batalyon Kavaleri yang menjadi organik Brigade Infanteri yaitu Brigif 1 PIK/JS, yang mempunyai peran penting dan strategis dalam upaya mengamankan Ibukota dari setiap ancaman dan gangguan keamanan yang muncul. Karena mengamankan Ibukota Jakarta bukanlah tugas yang ringan maka Batalyon Kavaleri 9 merupakan satuan yang menambah kekuatan dalam setiap tugas pengamanan yang diemban. Namun pikir penulis kemudian, sungguh tidak mudah mengemban amanah ini. Betapa tidak, lingkungan Batalyon yang kehidupan sehari-harinya dijalani dengan bentuk kesederhanaan kehidupan prajurit, sementara di luar sana dihadapkan pada lingkungan yang serba gemerlap, memberikan tawaran yang menggiurkan yang membuat kita jadi lebih konsumtif. Ketimpangan kehidupan sosial ini membuat penulis sangat prihatin. Membidik tema pada HUT ke 62 Persit Kartika Chandra Kirana yaitu: "Dengan Seluruh Potensi Keluarga Besar Persit Kartika Chandra Kirana dan Meneladani Semangat Ibu R.A Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Kehidupan Menuju Masa Depan Yang Lebih Baik." Dengan bekal pengalaman yang penulis miliki di satuan sebelumnya yaitu sebagai Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 2 Yontar Remaja Cabang V Mentar BS Akmil, penulis bertekad untuk berupaya mewujudkan sesuatu yang berguna untuk membantu mengaktualisasikan potensi yang ada di lingkungan Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya. Bila kita melihat lebih jeli, ternyata banyak peluang dan potensi dari anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya, namun belum berkembang secara optimal. Untuk dapat mewujudkan harapan dan keinginan penulis untuk mengaktualisasikan segala potensi sumber daya rekan-rekan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya diperlukan tim kerja pengurus yang memiliki tujuan yang sama untuk memajukan organisasi tercinta ini. Dan para pengurus pun dapat bekerja sama dengan baik serta mampu mewujudkan kegiatan tersebut. Wujud nyata ini tercermin ketika beberapa anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya terlibat dalam kegiatan yang sering diadakan oleh Ranting, Cabang maupun Pengurus Daerah Jaya. Salah satu potensi yang dapat dibanggakan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya adalah grup band "Kirana" yang semua personilnya terdiri dari anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya yaitu Ny. Robby istri dari Kopka Robby pada vokal, Ny. Ari Noviyanto istri dari Praka Noviyanto pada keyboard, Ny. Wandi Syahputra istri dari Sertu Wandi Syahputra pada gitar, Ny. Yongki istri dari Kopda Yongki pada bass dan Ny. Sunanto istri dari Kopka Sunanto pada drum. Awalnya Band "Kirana" tercetus ketika akan mengisi acara pada kunjungan Pangdam Jaya dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya ke Batalyon Kavaleri 9/BU. Walaupun pada saat itu karena satu dan lain hal band "Kirana" batal untuk unjuk kemampuan, namun semua personilnya tetap bersemangat untuk terus menggali bakat musik mereka. Band "Kirana" memiliki jadwal latihan rutin dua kali dalam seminggu yang dibimbing oleh Pratu Firmansyah (drum), Prada Khoirul (gitar) dan Kopka Robby (vokal). Penampilan perdana band "Kirana" adalah pada acara Pertemuan Gabungan sejajaran Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya. Sejak saat itu, berturut-turut band "Kirana" tampil pada acara serah terima jabatan Pangdam Jaya dan lomba nyanyi dan koreografi dalam rangka HUT Persit. Setiap penampilan selalu dibawakan sebaik mungkin dan dengan kemampuan yang maksimal. Potensi lain yang dimiliki oleh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya terlihat ketika menjelang lomba merancang busana, yang diadakan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya, Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya mengirimkan dua orang anggotanya yaitu Ny. Mukni Agus istri dari Serda Mukni Agus dan Ny. Barodin istri dari Kopka Barodin. Terpilihnya dua orang ibu tersebut dalam lomba merancang busana adalah berdasarkan informasi yang diperoleh dari sesama anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya yang menyatakan bahwa rekan mereka tersebut punya keahlian dalam merancang dan menjahit busana. Karena Ny. Mukni Agus pernah bekerja di salah satu butik perancang ternama di Jakarta. Maka dengan tujuan untuk mengaktualisasikan potensi anggota maka pada saat itu penulis melibatkan anggota tersebut dalam lomba yang diikuti oleh Persit Kartika Chandra Kirana sejajaran Pengurus Daerah Jaya. Awalnya agak sulit untuk melibatkan mereka, karena ibu-ibu tersebut tidak yakin akan kemampuan yang mereka miliki sendiri. Namun berkat dukungan dan motivasi baik dari segi moril maupun materiil dari Pembina maka akhirnya mereka menyatakan siap untuk ikut serta. Dan pada saat perlombaan pun tiba, kami tidak menduga bahwa rancangan gaun dari Ny. Mukni Agus mendapatkan tempat di hati juri dan terpilih menjadi juara 3. Dan mendapat hadiah uang tunai yang pada saat itu dimanfaatkan sebagai modal usaha yang bekerja sama dengan seksi ekonomi untuk membeli seperangkat alat obras, bermacam benang, kain furing dan alat pembuat kancing bungkus untuk seragam Persit. Sejak saat itu banyak rekan-rekan anggota Persit yang mempercayakan bajunya untuk dijahit oleh Ny. Mukni Agus. Di lain kesempatan pada saat akan diadakan Pertemuan Gabungan Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya, dimana masing-masing Ranting di bawah Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XI Brigif 1 PD Jaya diwajibkan menampilkan kesenian berupa tarian daerah, penulis mendapatkan informasi bahwa ada salah satu anggota yang memiliki latar belakang pendidikan seni tari. Tanpa melewatkan kesempatan, penulis memberi peluang kepada anggota yang bernama Ny. Binarto istri dari Praka Binarto untuk melatih ibu-ibu yang bergabung dalam tim tari Ngarojeng, yang mana akan ditampilkan pada saat Pertemuan Gabungan Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Daerah Jaya. Berawal dari situlah Ny. Binarto mendapatkan banyak tawaran sebagai guru tari, dan mengajar di TK Kartika X-10 Yayasan Kartika Jaya Jayakarta Koordinator 7 Yonkav 9 maupun di SD yang berada di lingkungan asrama maupun di luar asrama Batalyon Kavaleri 9/BU. Sampai saat ini Ny. Binarto masih mengajar tari sekaligus meluangkan waktu untuk melatih tari rekan-rekan sesama anggota Persit Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya. Selain potensi merancang dan menjahit busana serta menari, penulis juga melihat banyak anggota yang memiliki potensi memasak. Bermula ketika mendengar kabar, akan mendapat kunjungan kerja dari satuan atas. Mengingat mahalnya harga kue-kue dan makanan di toko sekitar tempat kami tinggal, penulis mencoba menggali potensi dengan memberi motivasi kepada anggota yaitu Ny. Parman istri dari Kopka Suparman dan Ny. Parkun istri dari Kopka Parkun untuk menyalurkan hobi memasaknya dengan menyajikan konsumsi pada saat kunjungan kerja tersebut. Tak disangka ternyata hasil masakan mereka cukup memuaskan. Dan mereka hingga saat ini banyak mendapatkan pesanan makanan untuk berbagai acara. Dan mereka pun senang karena dapat menambah pendapatan ekonomi keluarga. Anggota yang tidak kalah berpotensi adalah Ny. Nano istri dari PNS Nano, ia dapat membuka warung ayam bakar yang berjualan di sekitar Serpong dan dikelola bersama suami. Bisa dikatakan warung tersebut cukup ramai dikunjungi penikmat kuliner. Tujuan awal terbentuknya warung ayam bakar tesebut adalah untuk mengisi waktu luang, namun dengan keuletan dan kegigihannya dalam mengelola usaha, maka tentu saja dapat menambah pendapatan keluarga sehingga kehidupan dan perekonomian mereka lebih baik. Penulis cukup puas dengan kemampuan yang ditunjukkan oleh rekan-rekan anggota Persit dan merasa senang karena sudah banyak potensi yang mulai berkembang pada diri anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya. Besar harapan penulis semoga mereka dapat lebih menggali potensi dan kemampuan diri sehingga dapat menambah pendapatan perekonomian keluarga ditengah ketidakstabilan perekonomian dunia yang berdampak besar bagi kita semua termasuk keluarga besar prajurit Batalyon Kavaleri 9/BU. Semoga di masa yang akan datang, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya akan semakin maju, berprestasi, mampu menghadapi tantangan zaman dan pengaruh negatif lingkungan serta mampu menyeimbangkan perannya baik sebagai ibu rumah tangga sekaligus anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Jika penulis diperkenankan merangkum kesimpulan dari apa yang telah gambarkan tentang aktualisasi potensi Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya, adalah kita tidak dapat melihat masa depan sebagai kelanjutan dari masa lalu karena masa depan akan sangat berbeda dengan masa lalu. Kita harus meninggalkan cara lama supaya kita sukses di masa depan. Dan semua yang kita lakukan, apapun itu bila dikerjakan dengan ikhlas dan penuh cinta maka akan terasa ringan dan hasil yang diraih akan lebih optimal. Sebuah buku karya Parlindungan Marpaung mengatakan: Kesejahteraan adalah gagasan, diperlukan langkah nyata untuk mewujudkannya. Kesejahteraan adalah tunas harapan, diperlukan optimisme untuk menumbuhkannya. Kesejahteraan adalah usaha, diperlukan keteguhan hati untuk mencapainya. Penulis sepenuhnya yakin bahwa setiap organisasi agar bisa bertahan dan mencapai kesuksesan harus memiliki seperangkat keteguhan yang mana menyatu dalam setiap kebijakan dan tindakan. Dan orang-orang yang sukses tidak meraih keberhasilan karena talenta atau kesempatan baru yang diberikan kepada mereka, namun mereka mengembangkan kesempatan yang ada di tangan mereka. Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan YME, penulis dapat menuangkan gambaran potensi-potensi yang tengah bermunculan di lingkungan organisasi kami. Semoga dapat menumbuhkan inspirasi bagi rekan-rekan sesama anggota Dharma Pertiwi dimanapun berada. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, senantiasa melindungi kita dalam menjalankan tugas mendampingi suami, mendidik putra-putri serta selalu optimis dan berperan aktif dalam tugas organisasi tercinta, amien... Penulis : Ny. Supriyatna Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonkav 9 Cabang XI Brigif 1 PD Jaya |
Sedang Online
Kami memiliki 6 Tamu onlineData Pengunjung







![]() | Hari ini | 94 |
![]() | Kemarin | 514 |
![]() | Minggu ini | 94 |
![]() | Bulan ini | 10000 |
![]() | Total | 286667 |












