Anda pernah mendengar kisah Rick Waren,
penulis buku: "The purpose driven life" yang terkenal itu? Dalam wawancara yang
dilakukan oleh Paul Bradshaw, Rick Waren mengemukakan tentang tujuan hidupnya,
apa yang ia dan istrinya dapatkan dalam menghadapi penyakit kanker yang
diderita istrinya sampai kepada ketenaran yang didapatkannya karena buku yang
ditulisnya terjual 20 juta copy. Tetapi lebih dari pada pengalaman hidupnya,
komitmen hidupnya pun sangat luar biasa. Ia mengatakan, walaupun dia
mendapatkan banyak uang dari penjualan bukunya, ia dan keluarganya tidak akan
merubah gaya
hidup mereka. Anda bisa membayangkan, 20 juta copy terjual! Ia bukan saja
menjadi tenar tapi juga kaya mendadak.. Saya teringat akan John Wesley yang
pernah berkata, "Penghasilan bertambah tidak seharusnya pengeluaran bertambah,
tetapi pemberian yang meningkat". Dan sepanjang hidupnya ia telah memberikan
sekitar 30 juta poundsterling yang dihasilkan selama hidupnya!
Kita sering mendengar orang berkata
bahwa hidup sekarang ini susah, segala sesuatu serba mahal, belum lagi gaji
tidak kunjung naik! Dizaman yang susah begini, pernahkah Anda menanyakan kepada
diri Anda sendiri, bagaimana jika Anda tiba-tiba mendapat suatu keuntungan
besar dan menjadi "Orang Kaya Baru". Apa yang akan Anda lakukan? Saya pernah
menyaksikan infotainment di televisi, beberapa artis yang kaya mendadak karena
ketenaran dirinya ataupun ketenaran pasangannya, langsung mengubah gaya hidup mereka.
Mungkin Anda juga akan mengubah gaya
hidup Anda; pindah ke perumahan elite, membeli mobil baru, dlsb. Impian sudah
menjadi kenyataan!
1. Kriteria. Kriteria kebahagiaan sebuah rumah tangga / keluarga
ditentukan oleh bermacam - macam faktor, namun yang pasti kebahagiaan sebuah
rumah tangga itu ditentukan oleh kebahagiaan lahir maupun batin, artinya selama
rumah tangga hanya mengalami kebahagiaan secara lahiriah saja maka belum dapat
disebut bahagia. Cukup sandang, pangan
dan papan saja belum bisa masuk kriteria bahagia, keluarga tersebut harus juga
mengalami kebahagiaan secara batiniah barulah lengkap memenuhi unsur
kebahagiaan. Memang untuk mencari
keluarga yang ideal itu tidak mudah, apalagi keluarga yang sempurna, namun
kriteria - kriteria pendukung sebuah bahagia bisa dipenuhi atau diusahakan. Dalam pandangan agama kristen, keluarga
bahagia itu bisa terjadi apabila mereka mempraktekkan ajaran cinta kasih Yesus
kristus yang menjadi dasar membangun sebuah rumah tangga bahagia. Dengan demikian kriteria sebuah keluarga
bahagia itu adalah apabila telah terpenuhi kebutuhan dasar seperti sandang,
pangan dan papan tetapi sekaligus juga kebutuhan keagamaan, kebutuhan sosial
keagamaan maupun kemasyarakatan.