Anda mungkin pernah mendengar pernyataan lucu namun menyentil ini. Entah itu
untuk Anda, atau Anda mengucapkannya pada si kecil Anda sendiri. Masih kecil
kok giginya sudah habis?
Banyak orang beranggapan, caries pada gigi susu anak atau sering kita sebut
gigis atau ompong, adalah hal yang lumrah. Biasa saja, sebab nantinya juga akan
tumbuh gigi baru. Begitukah?
Padahal, gigis atau ompong ternyata membawa dampak yang "cukup" buruk untuk
si kecil. Ini memicu berkurangnya nafsu makan, dan rasa malu karena giginya
yang rusak. Akibatnya, pertumbuhan dan perkembangannya secara fisik maupun
psikologis akan terganggu.
Sering kali kita lalai, dan membiarkan anak memakan semua makanan yang ia
inginkan tanpa membantunya merawat kesehatan giginya. Bermula dari usia 6
bulan, saat gigi susu mulai tumbuh, bayi biasanya sudah mulai menggigit apa
saja dan produksi air liurnya banyak. Nah, kalau tidak dirawat, tentu akan
mudah rusak.
Meskipun setiap hari para ibu berkutat dengan kesibukan memasak di dapur,
ternyata tidak semua ibu mengerti pentingnya menggunakan garam beryodium. Yah,
yang ada sajalah...toh semua sama saja asinnya, begitu pikir mereka.Padahal,
penggunaan garam beryodium sangat penting bagi kesehatan keluarga.
Yodium bermanfaat untuk memicu pertumbuhan otak, menyehatkan kelenjar
tiroid, menyehatkan proses tumbuh kembang janin, mencerdaskan otak, dsb.
Salah satu program hidup sehat adalah dengan
banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Makan buah dan sayur berarti memberikan
asupan vitamin dan mineral yang diperlukan oleh tubuh kita. Banyak ahli gizi
menyarankan minimal kita makan 5 porsi buah dan sayur setiap harinya. Selain
itu, makan buah dan sayur juga merupakan bagian dari diet alami yang mudah
serta murah.
Apa saja vitamin dan mineral yang ada pada buah
dan sayur?
Vitamin A - antioksidan : baik untuk mata dan
kulit. Sumber: alpukat, apel, belimbing, jambu biji, kiwi, mangga, melon,
pepaya, pisang, semangka, bayam, brokoli, wortel, kangkung, kacang panjang,
seledri, dsb.