Berbusana itu seperti menciptakan ilusi. Intinya terletak pada
bagaimana cara kita memberi kesan tertentu pada penampilan kita sehingga
terlihat menarik. "Fashion is architecture , it is a matter of
proportions," kata Coco Chanel.
Pakar fashion Sonny Muchilson mencoba menjelaskan. "Berbusana itu kan pada intinya
bagaimana mengalihkan perhatian atau atensi orang dari kekurangan pada diri
kita pada kelebihan kita. Karena itu kenali bentuk tubuh kita, supaya tahu
kekurangan dan kelebihannya dimana," papar Sonny dalam seminar Bold of
Beautiful for Mother-Doughter& Single, di Senayan, Jumat, 21/11.
Lebih lanjut, fashion editor di sejumlah majalah ini menuturkan bagaimana
berbusana sesuai bentuk tubuh. Secara umum, bentuk tubuh dibedakan menjadi lima tipe, yakni linear/lurus,
hourglass, lowered figured, dan middle figured, dan upper figured. Namun,
seperti apa pun bentuk tubuh Anda kuncinya tetap utamakan kenyamanan diri saat
berbusana. "Kita seneng dulu, baru disesuaikan dengan postur tubuh,"
tandas Sonny.
LINEAR - Pada bentuk ini antara dada, pinggang dan pinggul berukuran sama. Kadang
memiliki pundak, dada kecil. Begitupula dengan pinggulnya yang mengecil
sehingga seringkali dirasa pinggang tampak sejajar dengan pinggul. - Tips: pilihlah pakaian
maupun akesoris yang memberi efek lekuk pada pinggang (two pieces, ikat
pinggang), kenakan bawahan yang bervolume untuk memberi kesan berisi pada tubuh
bagian bawah (mis. Rok lipit atau berimple). Pilihlah atasan dengan kerah ‘V'
maupun berbentuk sekop untuk menciptakan lekukan, atau yang memiliki detail di
bagian dada. Pakaian yang berlapis (layered) juga cocok untuk bentuk tubuh
linear.
THE HOURGLASS - Dada, pundak, dan panggul membentuk lengkung tajam yang mengembung dibanding
garis pinggangnya. - Tips: Pakaian terbaik untuk
tipe ini adalah yang bisa memperlihatkan atau mempertegas lekuk tubuh. Atasan
dengan kerah halter atau ‘V' adalah alternatif yang cocok untuk Anda. Hindari
celana berpotongan baggy serta bahan bermotif besar. Pilihlah rok atau celana
yang lingkar pinggangnya jatuh tepat di pinggang atau pinggul.
MIDDLE FIGURED - Bertubuh penuh dan daya berat terletak pada bagian pinggangnya. Biasanya
tubuh jenis ini memiliki dada dan pinggul besar. - Tips: Kenakan pakaian yang
‘menyeimbangkan' bagian atas tubuh yang lebar dengan bagian bawah tubuh yang
lebih ramping. Pilihlah pakaian yang berpotongan empire waist (di atas garis
pinggang) karena akan mengalihkan perhatian dari bagian sekitar perut. Jaket
dengan satu kancing juga pas bagi Anda. Untuk rok, sebaiknya pilih yang
berpotongan A-line dan panjangnya tidak melebihi lutut. Pilihlah kaus atau
kemeja berkerah rendah dan panjangnya cukup menutupi pinggul, hindari kaus yang
terlalu ketat.
LOWER FIGURED - Bentuk tubuh lebih melebar di bagian bawah dengan wujud pinggul lebih lebar
daripada bagian dada atau pundak (seperti buah pir). Kelebihan tipe ini
terletak pada bagian tubuh tengah ke atas hingga bahu. - Tips: Pilihlah pakaian yang
memancing perhatian pada bagian pinggang ke atas. Kenakan aksesoris bermodel
besar atau lebar. Terusan maupun atasan yang berwarna cerah/terang, berpola dan
bertekstur akan mengalihkan perhatian dari tubuh bagian bawah. Untuk celana,
model boot cut dengan potongan di pinggul pas buat Anda seperti halnya rok
A-line atau asimetris. Jika ingin mengenakan jaket pilih yang potongannya jatuh
tepat di atas pinggul, jangan yang terlalu panjang.
UPPER FIGURED - Memiliki bentuk pundak yang lurus dan lebar, atau bahkan berdada besar; namun
pada bagian pinggang berikut pinggulnya mengecil. - Tips: Kuncinya adalah
memilih pakaian yang memberi kesan lebih kecil pada bagian dada dan mempertegas
garis pinggang. Anda bisa mengenakan gaun/terusan yang jatuh melayang tepat
atau di atas lutut. Cocok pula menggunakan atasan berkerah ‘V' serta celana
model boot cut. Kenakan warna lebih gelap untuk atasan, dan lebih terang untuk
bawahan.